Wednesday, April 29, 2009

MAKSUD LAGU "BILA DIRI DISAYANGI"
Hayati betul-betul.

Terdengar bisikan mesra
Kalimah keramat bermentara
(laungan azan)
Bermulanya siang berakhir malam ku
Tak akan ku jemu menyebut namaMu
(menyebut nama Allah S.W.
T)

Tiada batasan waktu
Tiada tempatMu tertentu
Di gunung di lembah, di darat di air
(Sesungguhnya Allah ada di mana-mana di setiap masa)
Siapa pun hamba, keikhlasan doa
(Kita semua adalah hambaNya)
Keagungan kasih merubah takdir

Bila ku sedari diri disayangi 
(Allah menyayangi setiap makhluk ciptaanNya)
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru ku ucap namaMu 
Terasa diriku kembali dipandu
(Allah menunjukkan jalan yang lurus lagi benar pada mereka yang sesat)

Engkau yang pertama, tiada akhirnya
(Allah itu Esa)
Aku dalam kegelapan engkaulah cahaya
(Allah menerangi kehidupan kita)
Izinkahlah aku menumpang di sini
(Kita hanya menumpang di dunia ini buat sementara)
Di bawah naungan kasih dan sayangMu
Ku berserah diriMAKSUD LAGU "BILA DIRI DISAYANGI"
Hayati betul-betul.

Terdengar bisikan mesra
Kalimah keramat bermentara
(laungan azan)
Bermulanya siang berakhir malam ku
Tak akan ku jemu menyebut namaMu
(menyebut nama Allah S.W.
T)

Tiada batasan waktu
Tiada tempatMu tertentu
Di gunung di lembah, di darat di air
(Sesungguhnya Allah ada di mana-mana di setiap masa)
Siapa pun hamba, keikhlasan doa
(Kita semua adalah hambaNya)
Keagungan kasih merubah takdir

Bila ku sedari diri disayangi 
(Allah menyayangi setiap makhluk ciptaanNya)
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru ku ucap namaMu 
Terasa diriku kembali dipandu
(Allah menunjukkan jalan yang lurus lagi benar pada mereka yang sesat)

Engkau yang pertama, tiada akhirnya
(Allah itu Esa)
Aku dalam kegelapan engkaulah cahaya
(Allah menerangi kehidupan kita)
Izinkahlah aku menumpang di sini
(Kita hanya menumpang di dunia ini buat sementara)
Di bawah naungan kasih dan sayangMu
Ku berserah diri